HAMPARAN PERAK | ijusu01.com - Kondisi pemeliharaan jembatan jalan sayur desa tandem hilir 1 Kecamatan Hamparan Perak mulai rusak. Padahal, jembatan yang menguras anggaran APBD Deli Serdang tahun 2026 sebesar 498.932.432.89.juta tersebut, baru dikerjakan dengan rekanan CV. CALANDA JAVA ENERGY Diduga bermasalah dan dikerjakan asal jadi.
Di pagu anggaran kontrak tidak di cantumkan volume nya Tanpa volume, publik kehilangan haknya untuk melakukan kontrol sosial. Padahal, sesuai UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap penggunaan anggaran negara wajib terbuka dan masa kerja kapan berakhir kontrak proyek tersebut tidak di cantumkan di duga ada yang di sembunyikan dalam proyek misterius ini.
Ketidak jelasan volume bisa menimbulkan dugaan adanya potensi penyimpangan anggaran, mark up, hingga pekerjaan asal jadi.
Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek tersebut bukan hanya bermasalah kwalitasnya , tetapi juga rawan manipulasi administrasi, yang bisa berdampak pada akuntabilitas penggunaan anggaran negara
Dimana, jembatan yang menjadi akses andalan warga tandem Hilir 1 menuju akses jalan lain saat ini mulai rusak. Padahal, pembangunan jembatan harapan masyarakat setempat , baru selesai dikerjakan tahun 2026 ini.
Saat team investigasi media ke lokasi jembatan diketahui, proyek yang dikerjakan pada tahun anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 498.juta lebih itu, kini sudah mulai rusak. Padahal jembatan tersebut masih belum selesai kontrak kerja nya.
Pekerjaan pemeliharaan jembatan di beberapa titik sudah banyak retak dan rusak.Dipastikan, jembatan yang menguras anggaran Negara ratusan juta rupiah tersebut, tidak akan bertahan lama.
Sejumlah warga setempat yang tidak ingin di sebut namanya kepada media mengaku sangat kecewa dengan kondisi jembatan, yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang. Belum dipakai sudah rusak. Jembatan ini sangat penting untuk kami mengangkut hasil kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat setempat di berharap, pemerintah segera mengambil langkah perbaikan. mereka berharap ke depannya Pemerintah Kabupten Deli Serdang dapat memastikan proyek infrastruktur benar-benar dikerjakan sesuai standar.jangan mencari keuntung saja.
Masayarakat meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan APH untuk memeriksa dugaan indikasi korupsi yang merugikan keuangan negara dalam pemeliharaan jembatan yang dikerjakan oleh CV. CALANDA JAVA ENERGY tersebut.apakah tidak sesuai sepefikas teknik yang telah ditetapkan.
Saat team Media ,konfirmasi dengan Sekretaris Dinas SDA BMBK Deli Serdang Agus Salim,SE mengatakan "terkait pemeliharaan jembatan saya kordinasi kan kelapangan agar diperbaiki dan kelihatan rusaknya akibat bukan mal yang tidak bagus" ungkapnya kepada media.
(ijusu)







.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar