BELAWAN | ijusu01.com - Berbagai upaya Pemerintah dalam mengatasi penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sepertinya sia-sia. Pasalnya, ada saja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) secara sengaja menjual BBM bersubsidi tidak sesuai aturan kepada mafia.
Dugaan praktik ilegal pengepulan BBM solar bersubsidi kembali mencuat di Kota Medan. SPBU KIM diduga membiarkan aktivitas para pengepul BBM solar subsidi beroperasi dengan bebas.
Dari pantauan awak media di lapangan, terlihat antrian panjang berbagai jenis kendaraan yang mengisi BBM solar subsidi. Aktivitas mencurigakan terpantau terutama pada mobil yang melakukan pengisian dalam durasi waktu yang tidak wajar.
Diduga salah satu mobil langsir yang ikut antrian tersebut milik "AS" yang akan membeli solar dengan jumlah besar untuk di timbun dulu ke gudang yang berada di pasar 10, setelah cukup baru dijual ke gabion belawan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, para mafia BBM diduga menggunakan beberapa barcode serta plat kendaraan palsu pada unit yang sama untuk menghindari pantauan Aparat Penegak Hukum (APH).
Praktik ini tidak hanya merugikan negara dari sisi distribusi BBM bersubsidi, namun juga berdampak pada masyarakat kecil yang seharusnya berhak menerima subsidi tersebut.
Salah seorang warga Suparman menambahkan, praktik mafia BBM itu tidak lepas dari adanya kebijakan pengurangan subsidi BBM selama ini.
Para mafia itu, kata dia, kerap menjalankan aksinya dengan memanfaatkan perbedaan harga BBM jenis solar subsidi dengan solar industri yang jauh lebih mahal.
"Para mafia BBM itu biasanya melakukan penimbunan dan penyelundupan BBM solar bersubsidi yang seharusnya untuk rakyat, namun dijual dengan harga lebih tinggi,” pungkasnya.
Menyikapi dugaan ini, masyarakat meminta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK.MH.CPHR. untuk segera melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi. Diharapkan langkah tegas dapat diambil terhadap mafia terbesar di belawan yang berinisial "AS" maupun oknum-oknum yang terlibat dalam praktik penyelewengan BBM subsidi ini. (Team)


















.jpg)